Mengingat-Ingat

Aku merasa, semakin bertambahnya usia membuat ujian hidup juga bertambah. Rasa-rasanya sulit untuk dijalani tetapi tetap harus dilakukan. Keresahan-keresahan mulai bermunculan dan bersarang di pikiran. Seharusnya, aku harus menyadari bahwa sebagai manusia tidak bisa melakukan semua hal sendiri. Karena manusia juga memiliki keterbatasan. Aku juga tidak bisa mengkontrol semuanya. Tidak semua hal bisa dikontrol dalam kendali aku sebagai manusia. Bahkan, terkadang aku selalu berpikir tentang esensi kehidupan, pencapaian, bahkan sampai berpikir dosa apa yang telah dilakukan oleh nenek moyangku dahulu kala sehingga membuat aku harus lahir di negara yang diselimuti oleh pemimpin yang antah-berantah ini. Namun, balik lagi bahwa semua tidak bisa aku kontrol, tidak semua harus sesuai dengan keinginanku. Yang bisa aku lakukan hanya berusaha dan pasrah. Walaupun rasanya aku ingin marah dengan keadaan, tapi setelah dipikir lagi ya untuk apa juga?
Karena kekusutan pikiran ini ditambah situasi lainnya yang entahlah aku saja lelah menjelaskannya. Aku memutuskan untuk mengingat apa saja hal yang aku suka dan aku telah lakukan di masa lalu. Aku akan menulisnya di sini dan sepertinya akan terus berlanjut. Dengan mengingat ini dan menulisnya, aku berharap bisa menjadi manusia yang lebih bersyukur dan berpasrah diri kepada tuhan. Bersyukur karena aku bisa melewati semuanya dan berpasrah karena sekuat apapun berusaha, tetap tuhan adalah penentunya. Oke, aku akan menulis mulai dari sekarang apa saja yang aku ingat dan aku suka. 

1. Beli kopi'o di stasiun pasar minggu, jajan roti kenangan di kalibata city, dan selanjutnya naik angkot sambil dengerin lagu star blossomnya doyoung di angkutan umum waktu magang. Ini adalah kegiatan yang aku suka, padahal kejadiannya saat covid.
2. Makan soto di deket tempat magang. Ini enak banget sumpah dan harganya affordable. Sayang bgt sekarang udah gak keliatan lagi di deket ruko-ruko itu
3. Ngerjain tugas-tugas kuliah di kosan teman-teman. Ini juga menyenangkan, bisa bonding dengan teman culiah pulang. Dengerin cerita dan keluh kesah plus struggle menjadi mahasiswa desain grafis hehehe
4. Jadi MC di event kampus yaitu PasaRame. Seru banget bisa interaksi dengan dosen-dosen, lihat kreatifitas kakak tingkat, ikut project besar dan aktif. Asli sih ini seru banget. Sayangnya angkatan aku gabisa partisipasi karena covid
5. Ikut pengabdian masyarakat UKM anjangsana sosial selama seminggu. Seru banget bisa deket sama masyarakat, ngerasain naik motor pp cengkareng-Bogor, ngerasain hidup tanpa listrik padahal masih di Bogor itu weyy, terus lihat sekilar curug leuwi hejo, satu tim dengan teman-teman yang baik banget tapi sayangnya dua di antara mereka sudah meninggal. Rasanya rindu ingin kesana lagi. Hampir 7 tahun sudah berlalu, pasti sudah dewasa anak-anak di sana hehehe.
6. Ikut parade PNJ, asli sih seru banget jadi anak politeknik solidaritasnya tinggi banget. Kalau ada parade gak nanggung-nanggung apalagi anak TGP totalitas dan semua kreativitas tercurahkan banget sih. Kangen rame, antusias, dan solidaritasnya. Kangen vibes PNJ AAAAAA
7. Ditemenin temen-temen saat masih ngekos. Ini lebih ke terharu sih, karena waktu ngekos tuh sering banget lupa makan. Iren, Dinda, Beka, suka main ke kosan supaya aku inget makan. Mereka juga main sampe jam malam. Kangen banget ish :(

Komentar